Tetangga Bisa Menghancurkan Hidup Mu

Tetangga adalah komunitas, lingkungan, masyarakat atau teman terdekat, tetangga merupakan teman yang bisa diajak untuk menyelesaikan berbagai masalah dilingkungan baik dalam bidang gotong royong bersama-sama ataupun yang paling rahasia yaitu curhat satu sama lain. Tetangga adalah tempat untuk saling tolong menolong dalam berbagai hal seperti utang-piutang, berbagi makanan, menolong yang susah, kasih sayang dalam berbagai hal dan saling menghargai.

Manusia selalu butuh terhadap manusia lainnya dalam hidup didunia ini, manusia tidak bisa hidup sendiri-sendiri seperti halnya harimau, namun manusia akan selalu butuh terhadap manusia lainnya seperti keluarga, kerabat, tetangga atau teman. Tanpa ada manusia lain maka akan sangat sulit untuk melakukan sesuatu sendiri seperti untuk memenuhi kebutuhan primer yaitu makanan, alat tranportasi, rumah dan lain-lain, semua hal itu dibuat oleh manusia lainnya.

Manusia berbeda dengan hewan predator seperti harimau yang selalu hidup sendiri dalam berburu, tinggal dalam hutan atau harimau selalu menandai setiap wilayah kekuasaannya dengan melakukan kencing disetiap pohon yang merupakan batas kekuasaannya. Dalam berburu manusia juga tidak bisa melakukan sendiri kecuali targetnya lebih kecil tiga kali lipat dibandingkannya atau dilingkapi dengan alat seperti senjata, senapan, pedang, pisau atau lainnya, kebanyakan alat-alat tersebut dibuat oleh manusia lainnya.

Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling baik terhadap manusia lainnya terkhusus yang paling dekat terhadapnya yaitu tetangganya. Seperti halnya perzinaan dimana yang paling buruk yaitu berzina dengan tetangganya. Kebanyakan manusia masuk kedalam neraka disebabkan selalu menyakiti tetangganya dengan berbagai hal, namun yang paling banyak membuat tetangga tersakiti adalah tajamnya mulut seorang manusia kepada tetangganya.

Kita sebagai manusia selalu menilai sesuatu terhadap manusia lainnya terkhusus tetangganya baik pernilaian itu baik atau buruk, terkadang kita lupa dalam menilai orang lain namun lupa menilai diri kita sendiri. Seperti kebanyakan orang selalu mempermasalahkan shalat orang lain tapi lupa bahwa dirinya juga tidak shalat atau banyak meninggalkan shalat. Kita sering mendengar rumput tetangga lebih hijau atau berkilaur dimatanya dibandingkan yang dimilikinya, itu menandakan bahwa kita tidak pernah senang atas apa yang dimiliki oleh tetangga kita.

Terkadang apa yang dimiliki oleh tetangga, membuat kita merasa hina atau tidak mampu untuk mempunyai atas apa yang dimiliki oleh tetangga, perasaan tersebut hal biasa terjadi kepada setiap manusia terlebih jika kita memiliki tetangga yang kaya namun tidak memperdulikan kita yang kesusahan dan oleh sebab itulah menyebabkan kita membeci sebenci-bencinya kepada tetangga tersebut.

Jika kita memiliki tetangga yang miskin sedangkan kita kaya, dapat juga membuat kita hina karena apa yang dimiliki oleh tetangga yang miskin didekat tempat kita, seperti mungkin dapat membuat pemandangan tempat kita menjadi kotor dengan adanya tetangga miskin dan bisa membuat kita malu terhadapan orang yang berkunjung ke tempat kita. Kita juga akan merasakan somboh dan meremehkan atau sekurang-kurangnya kita tidak nyaman berada disamping tetangga yang miskin.

Walaupun kita berusaha baik terhadap tetangga namun dalam hati kecil kita sangat membenci tetangga kita baik ia kaya atau miskin dengan alasan yang berbeda-beda. Kita juga tidak tahu perasaan tetangga terhadap kita apakah benci atau cinta. Kalau hal tersebut terjadi dimana kita dan tetangga kurang harmoni maka solusi terbaik harus pindah ke tempat lainnya, jika suatu lingkungan sosialnya rendah atau orang hidup dalam privasi sendiri maka solusinya jangan pindah, cukup tidak peduli saja terhadap orang yang membenci kita namun jika sebaliknya dimana sosial tinggi seperti dikampung maka tidak ada cara lain selain pindah dari kampung tersebut.

Karena setiap orang yang membenci tidak akan berhenti sampai orang yang dibencinya musnah atau menderita. Alat yang paling ampuh membuat orang menderita yaitu sesuatu mengenai orang yang dibenci dengan sesuatu yang dapat membuat orang yang dibenci merasa terhina baik itu dalam bentuk pernah dilakukan atau yang diada-adakan, sesuatu itu baik berupa gosip, gibah atau fitnah.

Mulut memang tidak bisa melukai ataupun membunuh manusia lain, namun mulut dapat membuat orang lain menjadi sakit hati dan kemudian membuat korbannya menjadi stres dan dipresi, kebanyakan karena takut dan cemas berlebihan akan aibnya diketahui banyak orang. Seperti kita sangat sering mendengar “Mulut-mu harimau-mu” atau “Mulut lebih tajam dibandingan pedang yang apabila menusuk akan merasakan kesakitan seumur hidup”.

Perbandingan mulut dengan pedang memang benar, pedang bisa membunuhmu dengan cepat tanpa rasa sakit namun mulut dapat membunuhmu secara perlahan-lahan lewat penderitaan seumur hidup. Apabila terkena sabetan pedang maka hanya melukai kita dan bisa sembuh dalam beberapa bulan akan tetapi sabetan mulut tidak akan pernah sembuh tanpa pemaafan.

Mulut adalah senjata yang biasa digunakan oleh para tetangga untuk melampiaskan kekesalannya terhadap orang lain tanpa mempedulikan akibat yang ditimbulkan oleh mulut para tetangga tersebut. Kebanyakan para tetangga tidak lepas dari yang namanya gosip dan fitnah terhadap orang lain khususnya para ibu-ibu yang biasanya tidak ada kerjaan selain pekerjaan rumah.

Ketajaman mulut tetangga dapat membuat seseorang lemah disaat tahu akan apa yang dibicarakan oleh para tetangga dan dari lemah itu akan diupgrade menjadi stres dan dari stes akan diupgrade menjadi depresi, sampai-sampai membuat seseorang ingin melakukan bunuh diri jika orang tersebut tidak memiliki keimanan.

Perbuatan paling enak adalah gomongin orang yang apabila tahu yang kita gomongin akan membuat orang tersebut hina atau terlihat bodoh pada setiap orang, yang paling tidak menyenangkan adalah bertemu orang yang kita ngomongin.